Readiness Report

Contoh publication readiness report

Publication readiness report membantu penulis membaca kesiapan naskah untuk target publikasi tertentu berdasarkan skor internal dan prioritas revisi.

publication readiness report jurnal

Contoh skor internal

  • Final calibrated readiness: 67,9%.
  • Methodology readiness: cukup, tetapi prosedur analisis perlu detail.
  • Novelty readiness: sedang-kuat, perlu kalimat kontribusi yang lebih tajam.
  • Reference readiness: sedang, perlu validasi DOI dan literatur terbaru.
  • Writing readiness: baik, tetapi perlu konsistensi istilah.
publication readiness report jurnal

Gap target publikasi

  • Target realistis internal: SINTA 1 setelah revisi utama.
  • Stretch target internal: Scopus Q4 setelah validasi referensi dan penguatan diskusi.
  • Risiko utama: desk rejection jika metodologi dan kontribusi belum eksplisit.
  • Rekomendasi: revisi metodologi dan diskusi sebelum submit.
publication readiness report jurnal

Cara memakai laporan

  • Gunakan sebagai checklist internal sebelum submit.
  • Validasi ulang status jurnal tujuan di portal resmi.
  • Cek semua klaim, data, dan referensi.
  • Lakukan proofreading dan penyesuaian template.
Catatan transparansi: Elevate adalah alat bantu akademik berbasis AI. Skor, target, dan readiness adalah estimasi internal, bukan jaminan diterima jurnal. Status SINTA, Scopus, DOI, dan indeksasi tetap harus diverifikasi pada sumber resmi.

Pertanyaan umum

Apakah readiness report menjamin diterima jurnal?

Tidak. Report adalah estimasi internal dan alat bantu persiapan.

Apa bagian paling penting dalam readiness report?

Skor, gap target, risiko desk rejection, dan daftar prioritas revisi.